terasa janggal, terasa hambar...
berjalan sesuai takdirnya.
mengapa datang di waktu yang salah.
tersesatkah, jika datang diwaktu yang seharusnya?
sekilas, menggelayut akan kuat.
sekilas, terbesit akan dapat melaluinya.
namun semua bungkam akan hadirnya.
berlinang, menetes membasahinya.
pejam, bahwa jauh sebelum itu ada yang lebih istimewa.
bahwa darah akan lebih kental dari air.
bahwa semua luka yang membuatmu menjadi seperti hari ini.
bahwa sekecil apapun itu memiliki standart akan kebahagiaannya.
embun dipagi buta akan selalu ada untukmu.
begitu pula lembayung senja yang akan menghiburmu.
tersenyumlah, karena tidak ada hal yang lebih istimewa selain hari esok.
Sabtu, 13 April 2019
Kamis, 11 April 2019
mayat hidup !
kita sadar apa yang kita lakukan.
kita sadar apa yang kita inginkan.
tapi, mengapa semua melakukannya.
itu anehnya...
tiada yang ingin akan kegagalan.
ber-angan, apa salahnya mencoba.
meski menyisahkan luka.
namun, apakah sempurna ?
jika bungkam, dihantui rasa ingin tahu.
jika mencoba, dihantui rasa takut.
lantas harus seperti apa ?
setelah dan sesudah itu berbeda.
sebelum...
tersenyum tersipu bagai embun dipagi buta.
sesudah...
merenung lamun bagai mayat hidup.
Langganan:
Postingan (Atom)
Hanya menjadi kisah
Menatap senja, lalu menatap kejora. Tak dapat menggapainya. Indah, hanya menjadi kisah.
-
Menatap senja, lalu menatap kejora. Tak dapat menggapainya. Indah, hanya menjadi kisah.